”MANAJER DAN MANAJEMEN”
A. Manajer Dalam Organisasi
Manajer
pada dasarnya adalah subjek dari kegiatan manajemen artinya manajer adalah
orang yang melakukan kegiatan manajemen atau individu yang bertangung jawab
secara langsung untuk memastikan kegiatan dalam organisasi dijalankan bersama
para anggota dari organisasi.
Tugas manajer adalah untuk memastikan
mewujudkan agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien
melalui serangkaian manajemen secara fungsional maupun oprasional.
B. Keahlian-Keahlian Manajemen
Dalam
mengimplementasikan kegiatan manajemen diperlukan bebrapa keahlian manajemen
(managereal skill) adapun keahlian-keahlian tersebut meliputi sebagai berikut :
1.
Keahlian teknis (tecnical skill) yaitu keahlian
yang diperlkan untuk melakukan pekerjaan spesifik tertentu.
2.
Keahlian berkomunikasi dan berinteraksi dengan
masyarakat (human relation skill) yaitu keahlian dalam memahami dan melakukan
interaksi dengan berbagai jenis orang dimasyarakat.
3.
Keahlian konseptual (konseptual skill) yaitu
keahlian berfikir secara abstrak, sistematis termasuk didalamnya mendianokasa
dan menganalisis berbagai masalah.
4.
Keahlian dalam pengambilan keputusan (decision
making skill) yaitu keahlian untuk mengidentifikasi masalah.
5.
Keahlian dalam mengelola waktu (time manajemen
skill) yaitu keahlian dalam memanfaat waktu secara efektif dan efisien.
6.
Keahlian dalam manajemen global (global manajem
skill) yaitu keahlian manajerial yang tiak saja terfokus kepada suatu keadaan
dinegara tertentu.
7.
Keahlian dalam hal teknologi (tecnologial skill)
yaitu keahlian manajerial dalam mengikuti dan menguasai berbagai perkembangan
teknologi yang terjadi.
C. Tingkatan-Tingkatan Manajemen
Ada
beberapa tingkatan manajemen yang telah dikemukakan oleh nickles nchugh tahun
1997 meliputi sebagai berikut :
a.
Manajemen tingkat puncak atau top manajemen yang
terdiri dari direktur utama, presiden direktur, atau wakil direktur.
b.
Manajeman tingkat menengah (midelle manajemen)
terdiri dari para manajer, kepala defisi, atau departemen, atau kepala cabang.
c.
Manajemen superfisi (supervisori or fist lme
manajemen) biasanya terdiri dari para superfisi, ketua kelompok, dan lain
sebagainya.
d.
Manajemen superfisi (non supervisori manajemen)
terdiri dari para tenagan kerja tingkat bawah pada umumnya seperti
buruh,pekerja bangunan, dan lain-lain
D. Manajemen Sebagai Seni dan Sains
Manajemen
sebagai seni dan sains yaitu adanya kreatfitas yang cenderung bersifat statis,
berpola tunggal, berdasrkan pembuktian ilmiah dan menuntut adanya
tahapan-tahapan yang sistematis.