Sabtu, 03 September 2016

Organisasi Dan Manajemen

BAB 1

"Organisasi Dan Manajemen"

Kata “manajemen” tampaknya sudah begitu sering kita dengar. Manajemen erat kaitanya dengan konsep organisasi. Menurut Griffin (2002), organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama dalam struktur dan koordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu.
Organisasi bisnis bertujuan untuk memperoleh profit. Sekalipun  tidak seluruh organisasi bisnis bertujuan untuk profit , namun profit adalah salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi bisnis dimanapun, jika tujuan dari bisnis adalah profit , maka organisasi bisnis adalah sekumpulan orang atau kelompok yang memiliki tujuan untuk meraih profit dalam kegiatan bisnisnya, sehingga mereka berupaya untuk mewujudkan tujuannya tersebut melalui kerja sama didalam organisasi tersebut. 
Griffin mengemukakan bahwa paling tidak organisasi memiliki berbagai sumber daya, seperti sumber daya manusia (human resources), sumber daya alam  (natural resources),  sumber daya dana (financial resources), atau keuangan (funds), serta sumber daya informasi (informational resources).

A.    Pentingnya Manajemen
Ada tiga alasan utama diperlukannya manajemen :
1.      Untuk mencapai tujuan baik untuk mencapai tujuan organisasi maupun pribadi.
2.      Untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan.
3.      Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Suatu kerja organisasi dapat diukur dengan banyak cara yang berbeda. Salah satunya cara yang umum adalah efisiensi dn efektivitas.

B.    Efisiensi dan Efektifitas
Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Seorang manajer efisien adalah seseorang yang mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil produktifitas, perfomance) dibanding masukan-masukan (tenaga kerja, bahan, mesin, dan waktu) yang digunakan. Efektifitas merupakan kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurut ahli manajemen pepter drucker efektifitas adalah melakukan pekerjaan yang benar, sedangkan efisiensi melakukan pekerjaan dengan benar bagi para manajer.

C.    Definisi Manajemen
Manajemen adalah proses perencanaan perorgnisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi lainya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Dari definisi diatas terlihat bahwa stoner telah menggunakan kata proses, bukan seni. Mengartikan manajmen sebagai seni mengandung arti bahw hal itu adalah kemampuan atau keterampilan pribadi suatu proses adalah cara sistematis untuk melakukan pekerjaan.
Atas dasar uraian diatas kita dapat mrnyimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterprestasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (Planing), pengoragnisasian( organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controling).
a)            Manajemen sebagai ilmu dan seni
Luther Glick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.
Manjemen merupakan ilmu pengetahuan juga dalam arti bahwa manajemen memerlukan disiplin ilmu-ilmu pengetahuan lain dalam penerapanya; misa, ilmu ekonomi, statistik, akuntansi, dan sebagainya.
b)            Manajemen sebagai profesi
Edgar H. Schein telah menguraikan karakteristik-karakteristik atau kriteria-kriteria untuk menentukan sesuatu sebagai profesi yang dapat diperinci berikut:
1.               Para profesional membuat keputusan atau dasar prinsip-prinsip umum.
2.              Para profesional mendapatkan status mereka karena mencapai standar prestasi  kerja tertentu, bukan karena favoritisme atau karena suku bangsa atau agamanya  dan kriteria politik atau sosial lainnya.
3.              Pra profesional harus ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat, dengan disiplin  untuk mereka yang menjadi klieenya.

D.   Fungsi-Fungsi Manajemen
       Fungsi-fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen
       berdasarkan fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam            pelaksanaannya.
1.   Perencanaan atau planning , yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan dimasa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
2.      Pengorganisasian atau organizing, yaitu proses yang menyagkut bagaimana stategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh.
3.      Pengimplementasian atau directing, yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

4.  Penegendalian dan pengawasan atau controlling, yaitu proses yang dilakuakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, dan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar