BAB IV
“FUNGSI PERENCANAAN”
A. Pengertian perencanaan (planning)
Menurut
Robbin dan couter (2002) memdefinisikan perencanaan sebagai sebuah proses yang
ditandai dari penetapan organisasi. Menentukan strategi untuk penyampaian
tujuan organisasi secaa menyeluruh untuk mngintegrasikan dan organisasikan
seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi
Menurut
George. R teri menyatakan bahwa untuk mengetahui apakah perencanaan itu baik
atau tidak dapat dijawab melalui pertanyaan-pertanyaan dasar mengenai
perencanaan yaitu : what, who, why, when, where, how .
Fungsi
dari perencanaan manajemen yaitu sebagai arahan, perencanaan mengoptimalkan
dampak dari perubahan, perencanana meminimalkan pemborosan, dan menetapkan
standart pegawasan
B. Persyaratan perencanaan ( planning
recuirmen)
Adapun
persyratan yang dipenuhi yaitu :
·
Faktual atau realistik
·
Logis dan rasional
·
Fleksibel
·
Komitmen
·
Komperhensip
C. Tujuan (Goals) Dan Rencana (plans) dalam
proses perencanaan
Tujuan
(goals) pada dasarnya adalah hasil akhir yang diharapkan dapat diraih atau
dicapai oleh individu maupun kelompok atau seluruh organisasi.
Dalam
pengertian bahasa inggris kadangkala dibedakan antara objektif dan goals.
objektif diartikan sebagai tujuan dan goals diartikan sebagai target.
Rencana
(plan) adalah segala bentuk konsep dan dokumentasi mengambarkan bagaiamana
tujuan akan dicapai dan bagaimana sumber daya perusahaan akan dialokasikan,
penjadwalan dari proses pencapaian tujuan.
D. Alat Bantu Bagi Perencanaan
Alat
bantu perancanaan sebagai berikut
1.
Bagan arus (flow Chart)
Yaitu model gratis yang menunjukan model sistem yang
mengambarkan kejadian yang berkesinambungan dan keputusan yang tidak berkesinambungan
.
2.
Bagan Gantt (Gantt Chart)
Alat bantu perencanaan yang kedua adalah apa yang
dinamakan gantt chart penjadwalan adalah salah satu abagian penting
perencanaan.
3.
Jaringan Pert(Pert netwok)
Pert adalah singkatan dari progam evaluasion and review
teknik. Pert merupakan alat bantu perencaanan melalui penjadwalan dan
pengambaran rencana kerja secara kronologis dan berklanjutan bagi para
pekerjanya.
Adanya 4 konsep yang harus dipahami dalam pert yaitu:
a.
Event atau kejadian adalah indikator yang terporma pekerja
baik sebelum maupun sesudah pekerjaan dilakukan sekaligus juga menunjukan
apakah suatu pekerjaan lain dapat dilakukan atau sebalioknya berdasarkan
indikator ini.
b.
Activity atau kegiatan adalah berbagai pekerjaan dari
keseluruhan pekerjaan yang berkesinambungan.
c.
Time atau waktu. PERT atau masa pekerjaan berdaskan rata-rata
dari ketiga komponen waktu.
d.
Crutacal Path atau indikator kritis yaitu
menunjukkan batas toleransi akan satu pekerjaan yang akan dilaksanakan.